"Kami akan menyampaikan ke KPU, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), besok ke Komisi II. Penyelenggara pemilu harus belajar banyak dari Pilkada Jatim, Sebentar lagi kan akan diadakan pemilu," ujar Khofifah di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2008).
Dalam Pilkada Jatim, imbuh Khofifah, ada penggelembungan suara dan pilitik uang. "Jangan sampai itu jadi eksperimentasi pihak-pihak tertentu dan dijadikan replikasi di banyak tempat. Kalau curang bisa menang, money politics digelar kan bisa repot," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"H+2 Menkominfo M Nuh tiba-tiba datang ke Surabaya. Mengumpulkan wartawan. Meminta untuk jangan didengung-degungkan quick count. Pengamanan di Hotel Mecure, tempat rekap suara, berlebihan," kata Khofifah.
Khofifah yang tiba di KPU pukul 11.15 WIB, didampingi Koordinator Tim Pembela Kaji (Khofifah-Mudjiono) Moh Ma'ruf Syah dan politisi PDIP Firman Jaya Daeli.
Hingga pukul 12.47 WIB, Khofifah yang mengenakan kemeja ungu, jilbab merah dan celana putih masih diterima Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dan anggota KPU lainnya. Kaji adalah jago PDIP, PPP dan partai kecil lainnya. (nwk/nrl)











































