Perabotan Diangkut, Alat Berat Siap Menggusur

Eksekusi Rumah Mewah di Polim

Perabotan Diangkut, Alat Berat Siap Menggusur

- detikNews
Rabu, 26 Nov 2008 12:42 WIB
Perabotan Diangkut, Alat Berat Siap Menggusur
Jakarta - Eksekusi rumah mewah di Panglima Polim VIII akhirnya dilakukan. Sekitar 30 petugas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pun satu persatu mengangkat perabot rumah menggunakan 10 truk. PN Jaksel juga telah menyiapkan sebuah alat berat yaitu beck hoe.

"Polisi dan Satpol PP dilarang masuk. Hanya berjaga-jaga di luar pagar. Dan dilarang menyentuh barang sedikit pun," perintah Kapolsek Kebayoran Baru AKP Suhandana kepada anak buahnya di lokasi.

Mendapati eksekusi ini, pihak tergugat Erry Mohammad Syofriady hanya biaa teriak-teriak lantang. Seraya memasang muka marah, tak henti-hentinya dia mengeluarkan kata-kata bernada tinggi. "Awas kalau barang saya rusak, pihak pengadilan harus bertanggung jawab. Akan saya tuntut!" ancam Erry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat jalannya pengosongan secara paksa, puluhan preman yang memakai baju serba hitam hanya diam sambil melihat barang-barang majikannya diangkut. Mereka secara bergerombol berkumpul di pintu utama sambil terus mengamati pengangkutan barang.

Guna memuluskan eksekusi, PN Jaksel juga telah menyiapkan alat berat berupa back hoe di jalan depan rumah. Sedianya alat tersebut akan digunakan untuk merobohkan pagar rumah yang bernilai puluhan juta rupiah apabila ada perlawanan. Hingga saat ini, eksekusi masih berlangsung. (asp/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads