"SBY paling senyum-senyum. Tapi JK pasti (merasa) nggak enak," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) kepada detikcom, Rabu (26/11/2008).
Menurut Mubarok, pernyataan Maarif tersebut adalah suatu tindakan yang tidak arif. Sekaligus, kata dia, mencerminkan ketidaktahuan penerima Magsasay Award itu akan keharmonisan duet SBY-JK sekarang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mubarok mengatakan JK sering tidak berkonsultasi kepada SBY mengenai keputusan-keputusan yang diambil pada tahun kedua pemerintahan. Namun, sekarang sudah berubah, sinergi SBY-JK makin membaik.
"JK sudah tahu diri bahwa dengan seperti itu ratingnya tetap rendah," cetus Mubarok.
Namun demikian, kata Mubarok, pernyataan Ma'arif itu tidak akan membawa pengaruh apa-apa bagi keterpilihan SBY pada Pilpres 2009.
"Secara suara tidak akan berpengaruh," kata Mubarok. (lrn/aan)










































