"Diperlukan peran intelejen untuk masuk dalam kelompok-kelompok tersebut untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas," ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD)
Hal ini disampaikannya dalam acara Pemberdayaan Potensi Masyarakat Melalui Polmas Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Intelejen di Wisma Kinasih Bogor, Rabu (26/11/2008).
Menurut Kapolri kejadian tersebut tidak terlepas dari berkembangnya teknologi. Maka diharapkan polisi mampu mengikuti perkembangan teknologi agar mengetahui dinamika yang terjadi di masyarakat.
"Dengan adanya situasi seperti ini (munculnya komik nabi) untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan oleh pihak-pihak tertentu, polisi perlu tanggap" tandas Jenderal Bintang Empat tersebut (ddt/ndr)











































