Air mulai menggenangi daerah tersebut, Rabu (26/11/2008), sekitar pukul 01.00 Wita dinihari. Warga yang semula tidur lelap panik, sebab air naik dengan cepat.
Pantauan detikcom, air itu berasal dari luapan sungai akibat hujan deras yang mengguyur Samarinda Utara.
"Cepat sekali air bertambah tinggi," kata Rizal, warga RT 07 kepada
detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setidaknya meminimalisir intensitas banjir di tempat itu," kata Faisal.
(irw/irw)











































