Cuekin Aduan Warga, Polisi Terancam Dicopot

Operasi Preman

Cuekin Aduan Warga, Polisi Terancam Dicopot

- detikNews
Selasa, 25 Nov 2008 16:04 WIB
Cuekin Aduan Warga, Polisi Terancam Dicopot
Jakarta - Operasi pemberantasan preman terus digalakkan. Bagi polisi yang tidak menggubris pengaduan masyarakat pun bakal dicopot dari jabatannya.

"Bisa dicopot, diganti saja yang tidak becus," kata Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Paulus Purwoko di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

Dikatakan dia, Mabes Polri akan melakukan supervisi dan memantau terus terhadap keluhan dan pengaduan masyarakat yang masuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah pengaduannya dan komplain-komplain kita hitung. Itu bagian dari penilaian. Dan saya ingatkan jangan kaget nanti banyak pengaduan membanjir lewat HP," papar dia.

Menurut dia, pemasangan identitas dan nomor kontak para polisi yang berada di wilayah telah dibahas dalam analisa dan evaluasi Bareskrim Polri.

"Sudah diperintahkan oleh Kabareskrim (Komjen Ausno Duaji) supaya keluar kebijakan, wajib dipasang semuanya," jelasnya.

Bagaimana dengan SMS sampah yang ditakutkan berisi fitnah? "Kita sudah tahu bagaimana SMS sampah. Saya sudah ingatkan agar hati-hati," sahut dia. (ndr/aan)


Berita Terkait