"Memang CIA bisa saja merekrut agen dari kalangan manapun. Baik mahasiswa, jurnalis dan sebagainya untuk alat mereka. Presiden tak perlu agresif," kata Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Muladi dalam seminar 'Pemilu 2009 Konsolidasi Demokrasi dan Transportasi Kepemimpinan Nasional' di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (25/11/2008).
Muladi pun mengatakan bila tudingan Adam Malik agen CIA memang benar, hal ini memalukan. "Masak pejabat kita agen CIA. Ini memalukan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muladi mengatakan, isu Adam Malik sebagai agen CIA memang harus dibuktikan, meskipun sangat sulit baik secara institusi maupun sosial.
"Masalahnya Adam Malik kan sudah meninggal. Saya pikir kita perlu klarifikasi tetapi tidak boleh reaksioner. Kalau dia bisa buktikan kan repot," tandasnya.
Mengenai bukunya, bisa dituntut nggak?
"Tidak bisa itu. Itu kebebasan berekspresi. Nggak ada gunanya. Klarifikasi jangan agresif. Seperlunya. Ya walaupun ini wibawa bangsa tapi kita tetap klarifikasi," jawabnya. (gus/iy)











































