"Politik di Indonesia seperti suasanan di lapangan sepakbola. Politisi sebagai tim yang bertanding dan rakyat sebagai penonton," ujar Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dalam acara Pemilu 2009 Konsolidasi Demokrasi dan Transformasi Kepemimpinan Nasional di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2008).
Anies mengatakan seharusnya Pemilu 2009 digunakan untuk mengamankan demokrasi pasca runtuhnya Orde Baru. Pemilu 2009 seharusnya mampu mendorong perubahan, namun Anis menyangsikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anies pria berhidung mancung ini, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menyongsomg Pemilu 2009. Pertama, selain memperhatikan masalah input juga harus memperhatikan output berupa kesejahhteraan rakyat. Kedua, sistem politik harus didasarkan pada bobot pekerjaan. Ketiga, birokrasi harus menopang sistem demokrasi.
Keempat, pemerintahan di Indonesia harus mengacu pada birokrat yang independen dan politisi yang independen. Kelima, akuntabilitaas lembaga representasi dirasakan sangat kecil. (ddt/nrl)











































