Egi dan Nanda dibujuk dari sekolah dengan alasan si pelaku sudah mendapat izin dari kedua orangtua Egy dan Nanda untuk membuat undangan ulang tahun (ultah) salah satu teman mereka.
"Dia (pelaku) memanggil dua anak itu. Membujuk keduanya dan bilang saya sudah ngomong dengan ibu kalian untuk menjemput dan buat undangan ultah," ujar Kapolsek Tamansari Jakarta Barat Kompol Imam Saputra kepada detikcom, Selasa (25/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalung itu dilepas Egy. Pelaku menyuruh anak itu menunggu sebentar karena dia mau ke belakang. Tetapi anak itu langsung pinjam HP salah satu karyawan Giant dan menelpon ibunya. Kita pun ke sana," jelasnya.
Menilik ke masa lalu, modus penculikan anak seperti, pada tahun 1990-an juga pernah terjadi. Contoh kasus pernah terjadi tahun 1994, 4 anak diculik dari sekolah mereka oleh seorang perempuan.
Keempat anak ini dibawa berjalan-jalan ke beberapa tempat. Di salah satu tempat itulah, pelaku terus membujuk keempat anak untuk mempreteli perhiasan yang sedang dikenakan mereka dan diberikan ke pelaku.
Di tempat terakhir, keempat anak itu ditinggalkan di salah satu mal dengan alasan yang sama hendak pergi ke belakang (kamar mandi). Namun pelaku tak kunjung kembali setelah beberapa lama. Satpam mal akhirnya melaporkan kejadian ini ke orangtua anak dan polisi.
"Ya pelakunya memang punya motif yang sama. Sama modusnya," tegasnya Imam. (gus/iy)










































