"Saya feelingnya sih anak saya masih di kampus saja sampai sekarang," ujar ibunda Inoel, Butet Nasution dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (25/11/2008).
Menurut Butet, dirinya tidak tahu kenapa anaknya yang merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Planologi ITB itu sudah berhari-hari tidak muncul.
Meski demikian, lanjut Butet keluarga dan teman-teman mahasiswa angkatan 2005 ini masih mencari secara intensif.
"Bapaknya sekarang ada di Polres. Tapi belum ada perkembangannya. Belum ada tanda-tanda kelihatan," kata Butet.
Inoel tidak kembali lagi ke rumahnya sejak Kamis 20 November 2008. Sebelum berangkat ke kampus ITB, Jalan Ganesha, Inoel meminta uang untuk membetulkan kacamata. Ibunya memberikan uang Rp 150 ribu. Namun sebelum berangkat kuliah, Inoel meminta izin untuk pergi ke swalayan dekat rumahnya. Pada saat pergi, Inoel hanya mengenakan celana pendek dan tidak membawa apa-apa. Setelah dia pamit pergi ke swalayan, Inoel tak pernah kembali.
Inoel juga sempat mengirimkan SMS kepada temannya yang isinya meminta tolong pada hari dia dinyatakan hilang. Pada hari ketiga Inoel menghilang, Sabtu 22 November 2008, pembantu di rumah Inoel mendapatkan telepon asing yang mencurigakan. (nik/iy)











































