"Jangan juga diajak ketawa. Kasihan sangat sakit," cerita seorang rekannya, Musa Al Azhari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta kepada detikcom di depan kampus Universitas Satya Negara Indonesia, Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2008).
Tidak hanya aksi jahit mulut, dua temannya juga melakukan aksi memasung diri yaitu
Ujang dan Jefri, keduanya mahasiswa USNI. Keempat mahasiswa tersebut berlindung dari
sengatan matahari dan guyuran hujan di sebuah gardu kecil di depan kampus. "Ini hari
keempat aksi. Kalau jahit mulut baru tadi pagi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
turun hingga dibawah US$ 50 per barel. Sayangnya, penurunan harga tersebut tidak
diimbangi dengan penurunan harga BBM yang seimbang. "Mahasiswa menuntut SBY-JK
menurunkan harga BBM hingga 50 persen dari harga sekarang. Jika tidak, kami akan
melakukan aksi jahit mulut ini terus," tambahnya.
(asp/gah)











































