Desak Harga BBM Turun, 2 Mahasiswa Jahit Mulut

Desak Harga BBM Turun, 2 Mahasiswa Jahit Mulut

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 20:48 WIB
Desak Harga BBM Turun, 2 Mahasiswa Jahit Mulut
Jakarta - Mulut dua mahasiswa dari Universitas Mulawarman, Samarinda Kalimantan Timur, Erni, dan mahasiswa BSI Cipulir, Jakarta Selatan tertutup rapat. Dua buah benang tipis menjahit mulut keduanya. Jangankan makan minum, senyumpun tidak bisa.

"Jangan juga diajak ketawa. Kasihan sangat sakit," cerita seorang rekannya, Musa Al Azhari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta kepada detikcom di depan kampus Universitas Satya Negara Indonesia, Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2008).

Tidak hanya aksi jahit mulut, dua temannya juga melakukan aksi memasung diri yaitu
Ujang dan Jefri, keduanya mahasiswa USNI. Keempat mahasiswa tersebut berlindung dari
sengatan matahari dan guyuran hujan di sebuah gardu kecil di depan kampus. "Ini hari
keempat aksi. Kalau jahit mulut baru tadi pagi," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mewakili 50 temannya, Musa memberikan alasan aksinya karena harga minyak dunia telah
turun hingga dibawah US$ 50 per barel. Sayangnya, penurunan harga tersebut tidak
diimbangi dengan penurunan harga BBM yang seimbang. "Mahasiswa menuntut SBY-JK
menurunkan harga BBM hingga 50 persen dari harga sekarang. Jika tidak, kami akan
melakukan aksi jahit mulut ini terus," tambahnya.

(asp/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads