Penyakit Rabies Resahkan Warga Bali

Penyakit Rabies Resahkan Warga Bali

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 20:17 WIB
Denpasar - Penyakit anjing gila atau rabies meresahkan warga di Denpasar dan Badung, Bali. Tiga orang meninggal diduga akibat terjangkit penyakit tersebut.

Tiga korban tersebut adalahย  Muhammad Oktav Rahmana Putra (3), balita asal Desaย  Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Kadek Artana (32), dan Ketut Wirata (28). Sebelum meninggal, korban sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.

Selain korban meninggal, anjing rabies juga menyerang sembilan warga lainnya, diย  antaranya di Dusun Giri Dharma, Sekar Karya dan Bakung Sari. Nyoman Darmini yang pernah digigit pada bagian kaki oleh anjing milik tetangganya.ย  "Anjing itu sangat galak," ujar Darmini

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus rabies diduga mewabah Bali dalam sebulan terakhir. Mengantisipasi meluasnya wabah rabies, tim gabungan dari Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan dan Balai Veteriner terjun menelusuri daerah rawan rabies. Tim iniย  terdapat 10 dokter. Mereka diterjunkan untuk melakukan sosialisasi bahaya rabies ke masyarakat dan observasi dengan cara mengikat dan mengkandangkan anjing di rumahpemiliknya.

"Kami telah meminta bantuan dengan mengirim vaksin ke pusat," kata Bupati Badung Anak Agung Gede Agung di Puspem Badung, Kapal, Badung, Senin (24/11/2008).

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Badung Anak Agung Gede Mayun Dharma menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara korban meninggal akibat serangan anjing itu dinyatakan negative rabies. Hasil seutuhnya menunggu hasil uji laboratorium.

Data Balai Karantina Hewan Kelas I Ngurah Rai Denpasar mensinyalir terjadi penyelundupan anjing dari luar ke Bali. Pada tahun 2007 hingga kuartal pertama 2008 tercatat sebanyak 85 ekor anjing telah dikarantina. Sebanyak 18 ekor anjing terjangkit rabies telah dimusnahkan.

(gds/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads