terjadi di Madinah. Lima kamar pemondokan jemaah haji indonesia dari kloter 37 JKS di Hotel Markaz Syafi, Madinah, dibobol maling.
"Ada 5 kamar yang dibobol maling. Sembilan orang dari kloter 37 JKS menjadi korbannya," kata Kepala Sektor IV Madinah, Drs Masdar Amin, di Madinah, Senin (24/11/2008).
Seperti yang dilaporkan wartawan detikcom M Nur Hayid dari Arab Saudi, Kamar yang dibobol maling di hotel Markaz Syafi, adalah kamar 310, 401, 412, 416, dan 510. Para jamaah mengaku kehilangan barang-barang berharganya dan uang secara eragam. ada yang berbentuk real dan rupiah.
ย
"Sembilan korban yang tinggal di kamar-kamar itu ada yang kehilangan uang 3 juta, 5.177 riyal (sekitar Rp 16 juta), 6 gram emas, dan sebuah handphone (HP)," terang Masdar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya, saya tidak tahu kalau kecurian, tapi ketika saya mau membayar bagasi, ternyata uang saya sudah tidak ada dan teman-teman satu kamar juga mengalami hal yang sama. Untung, saya menyimpan uang dalam tiga tempat yang tersebar," katanya.
Juwandi mengaku ikhlas dengan kasus yang dialaminya, Namun jika ada penggantian, Jamaah haji asal Bandung itu akan merasa sangat berterimakasih.
ย
ย Kalau diganti ya alhamdulillah, tapi kalau harus berurusan dengan kasus pencurian
itu, saya tidak mau, karena saya datang untuk beribadah," tutur Juwandi.
Kepala Daker Madinah Ahmad Kartono menyatakan keprihatinannya atas kasus-kasus
pencurian terhadap jamaah haji di dalam kamar pemondokan. Karena itulah Kartono
meminta pemilik pemondokan bertanggungjawab untuk memberikan ganti rugi pada korban
yang kehilangan di dalam kamar pemondokan.
"Kamis sangat menyayangkan, kenapa kamar sudah dikunci, bahkan dititipkan
resepsionis kok malah hilang. Kami akan terus memproses kasus itu. Kami minta pihak
majmuah bertanggungjawab," pintanya.
ย
Kartono mengusulkan pada pihak majmuah untuk menyediakan safetyvbox guna menjamin
keamanan barang-barang jamaah jika ditinggal beribadah,"Agar kasus itu tak terulang
lagi, kami akan mengusulkan kepada majmuah untuk menyediakan safety box, tapi kami
juga berharap jamaah haji untuk berhati-hati," pungkasnya. (yid/gah)











































