Tinggal di Bandara Hampir 3 Bulan, Turis Jepang Mendadak Ngetop

Tinggal di Bandara Hampir 3 Bulan, Turis Jepang Mendadak Ngetop

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 14:30 WIB
Tinggal di Bandara Hampir 3 Bulan, Turis Jepang Mendadak Ngetop
Mexico City - Seorang turis Jepang telah tinggal di bandara Meksiko selama hampir tiga bulan. Lucunya, dia tidak tahu mengapa dirinya melakukan itu. Dia juga tidak punya rencana untuk pergi dari bandara tersebut.

Gara-gara itu, Hiroshi Nohara mendadak ngetop bak selebritis. Pria Jepang itu hampir setiap hari menjadi bahan pemberitaan stasiun televisi.

Nohara tiba di Bandara Internasional Benito Juarez, Mexico City, Meksiko pada 2 September lalu. Sejak itu, dia memutuskan tinggal di Terminal 1 bandara tersebut. Padahal Nohara memegang tiket pulang ke negeri asalnya, Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu kenapa saya di sini," kata Nohara yang berasal dari Tokyo, Jepang seperti dilansir harian Telegraph, Senin (24/11/2008).

"Saya tak punya alasan," imbuh pria tersebut pada stasiun televisi lokal melalui seorang penterjemah.

Nohara memiliki visa turis yang valid dan otoritas setempat mengakui tak punya alasan untuk memaksanya meninggalkan bandara. Yang bisa dilakukan hanyalah menunggu visa Nohara berakhir pada Maret 2009 mendatang.

Awalnya keberadaan Nohara sempat membuat takut orang-orang di bandara. Namun kini Nohara justru menjadi terkenal. Orang-orang di bandara akan menghampirinya untuk berfoto dengannya atau bahkan meminta tanda tangannya. Ini karena berita mengenai Nohara kerap muncul di layar televisi.

Sudah hampir 3 bulan ini, Nohara tinggal di Terminal 1 di bagian food court dan tidur di atas sebuah kursi. Selama itu, Nohara bertahan hidup dengan sumbangan makanan dari restoran-restoran cepat saji serta para penumpang pesawat.

Kisah Nohara mirip dengan cerita film "The Terminal" tahun 2004 yang dibintangi aktor beken Hollywood Tom Hanks. Dalam film itu, Hanks berperan sebagai pria Eropa Timur yang terjebak di Bandara Internasional JFK di New York, AS akibat revolusi di tanah airnya.

(ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini