"Berkhianat karena merupakan intel negara lain. Tunduk dengan agenda bangsa lain," ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah kepada detikcom, Senin (24/11/2008).
Namun menurut Fahri, bukan berarti Adam Malik disebut pengkhianat karena bukti yang lengkap yang menyatakan pahlawan nasional itu menjadi agen CIA belum ditemukan. Pemerintah harus secepatnya melakukan klarifikasi. Tidak hanya sebagai pelurusan sejarah tapi juga pembelajaran terhadap pemilihan calon presiden dalam pemilu 2009 nantinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masyarakat, lanjut Fahri, juga harus berhati-hati memilih pemimpin. Jangan sampai ternyata pemimpin negara merupakan agen asing yang berkhianat terhadap cita-cita negara.
"Makanya pelurusan itu tadi diperlukan. Keluarga juga boleh ikut meluruskan," ujar politisi PKS ini. (gus/nrl)











































