Pejabat RI yang Jadi Intel Negara Lain Pengkhianat

Kontroversi Adam Malik Agen CIA

Pejabat RI yang Jadi Intel Negara Lain Pengkhianat

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 11:41 WIB
Pejabat RI yang Jadi Intel Negara Lain Pengkhianat
Jakarta - Penyebutan eks Wakil Presiden RI Adam Malik sebagai agen CIA sungguh mengagetkan. Sebab siapa pun pemimpin negara atau kepala daerah bahkan anggota legislatif yang ketahuan menjadi kaki tangan intelijen negara lain merupakan pengkhianat bangsa.

"Berkhianat karena merupakan intel negara lain. Tunduk dengan agenda bangsa lain," ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah kepada detikcom, Senin (24/11/2008).

Namun menurut Fahri, bukan berarti Adam Malik disebut pengkhianat karena bukti yang lengkap yang menyatakan pahlawan nasional itu menjadi agen CIA belum ditemukan. Pemerintah harus secepatnya melakukan klarifikasi. Tidak hanya sebagai pelurusan sejarah tapi juga pembelajaran terhadap pemilihan calon presiden dalam pemilu 2009 nantinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negara harus berhati-hati memilih pemimpin, legislatif, dan kepala daerah. Perlu ada syarat yang rumit bagi calon pemimpin nantinya. Harus ada identifikasi akurat tidak terlibat atau tidak dikategorikan sebagai pengkhianat," jelasnya.

Masyarakat, lanjut Fahri, juga harus berhati-hati memilih pemimpin. Jangan sampai ternyata pemimpin negara merupakan agen asing yang berkhianat terhadap cita-cita negara.

"Makanya pelurusan itu tadi diperlukan. Keluarga juga boleh ikut meluruskan," ujar politisi PKS ini. (gus/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads