"Ya dia memang punya pistol," kata Danny saat menaiki mobil tahanan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (24/11/2008).
Danny menjelaskan, namun dirinya tidak mengetahui apakah pistol itu berizin atau tidak, dan alasan rekanan pengadaan damkar tersebut membawa senjata. Dia pun tidak merinci apakah pistol itu pernah ditodongkan pada dia.
"Saya tidak tahu ada izinnya atau tidak," ucapnya.
Sebelumnya, mantan Dirjen Otda Depdagri Oentarto Sindung Mawardi mengaku bila dirinya ditodong pistol oleh Hengky, saat menandatangani radiogram proyek damkar.
Pengadaan proyek yang dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia itu, memang hanya memberikan hak kepada PT Istana Sarana Raya sebagai rekanan tunggal.
Selain itu, Danny mengaku tidak tahu menahu soal pertemuan di Bandung pada 2004, antara mantan Mendagri Hari Sabarno dan Hengky, serta Gubernur Jabar.
Diketahui untuk pengadaan proyek pengadaan damkar di Jabar diduga negara dirugikan Rp 56 miliar. (ndr/mad)











































