Melissa Karim: Yoga Itu Murni Olahraga Berkeringat

Fatwa Haram Yoga di Malaysia

Melissa Karim: Yoga Itu Murni Olahraga Berkeringat

- detikNews
Senin, 24 Nov 2008 07:57 WIB
Melissa Karim: Yoga Itu Murni Olahraga Berkeringat
Jakarta - Badan tertinggi Islam di Malaysia mengeluarkan larangan umat muslim melakukan yoga karena mengandung elemen-elemen Hindu yang bisa merusak muslim. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri tidak tertarik untuk mengikuti jejak Malaysia.

Lalu bagaimana tanggapan praktisi yoga? Menurut presenter Melissa Karim, yoga itu murni olahraga. Tidak ada unsur doktrinasi agama Hindu dalam praktik olahraga yang sudah ia tekuni selama beberapa tahun ini.

"Yoga yang selama ini aku lakukan murni olah raga, keringatnya sebesar-besar jagung," ujarnya kepada detikcom, Minggu (23/11/2008) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Melissa, yoga memang berasal dari aliran spiritual Hindu. Namun ia meyakinkan, tidak ada ajaran-ajaran yang perlu dikhawatirkan merusak akidah agama yang sudah diyakini para pelakunya.

"Kita ini ada 14 orang dalam grup. Dari 14 orang tersebut ada yang Islam, Buddha dan Katolik. Tapi kita aman-aman saja," jelasnya.

Secara kejiwaan, lanjut Melissa, yoga itu fokus pada relaksasi pikiran. Sedangkan untuk gerakan-gerakan fisik, lebih dititikberatkan pada 8 bagian tubuh yang difungsikan secara maksimal.

Namun Melissa tidak menampik adanya perkumpulan yoga yang digunakan sebagai alat untuk memperdalam agama Hindu. Kelompok tersebut memang murni terdiri dari umat Hindu keturunan India yang tinggal di Jakarta.

"Itu bagian dari praktik agama mereka. Tapi itu terbuka juga kok sepertinya," kata pemain film Arisan ini.

Perkumpulan tersebut, kata presenter cantik ini, berpusat di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Dalam praktiknya, mereka mendatangkan pemimpin spiritual Hindu untuk memimpin meditasi dan gerakan-gerakan yoga.

"Tapi aku nggak tertarik untuk ikut," pungkasnya. (mad/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini