"Saya sudah membaca berbagai berita dan pendapat. Semua masukan yang ditulis media cetak dan kritik itu hanya menempatkan pada posisi kepentingan pribadi," ujarnya saat menghadiri acara Urang Minang Barelek Gadang di Rantau di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (23/11/2008).
Prijanto mencontohkan, salah satu alasan penolakan kebijakan tersebut adalah karena orang tua khawatir anaknya tidak bisa bangun pagi. "Itu kan masalah pribadi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlu dicatat bahwa jam 06.00 WIB pagi itu di Jakarta sudah 30 derajat Celcius, jadi tidak gelap lagi", kata Prijanto.
Ia pun mengimbau pada seluruh guru dan siswa sekolah agar memahami tujuan dari adanya aturan ini. Menurutnya, bangun pagi untuk sekolah bukanlah sebuah momok yang menakutkan.
"Justru dia (anak sekolah) akan masuk lebih cepat karena jalanan masih sepi," pungkasnya. (mad/mad)











































