Pemerintah Harus Tolak Tuduhan Adam Malik Agen CIA

Pemerintah Harus Tolak Tuduhan Adam Malik Agen CIA

- detikNews
Minggu, 23 Nov 2008 13:55 WIB
Pemerintah Harus Tolak Tuduhan Adam Malik Agen CIA
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Adam Malik disebut sebagai agen CIA dalam buku Legacy of Ashes, the History of CIA (Membongkar Kegagalan CIA) karya Tim Weiner. Pemerintah diimbau memberikan klarifikasi dan pernyataan secara resmi untuk menolak tuduhan itu.

"Harus kasih pernyataan menolak tuduhan itu. Itu tuduhan secara sepihak. Masak kita bersikap diam saja," ujar sejarahwan dari LIPI, Asvi Warman Adam, kepada detikcom, Minggu (23/11/2008).

Asvi mengatakan, pemerintah juga harus memberikan keputusan bagaimana kelanjutan penyebarluasan buku itu. Karena hal itu akan membuat Indonesia terpojokkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak bisa menuntut penulis karena bukan WNI. Kejagung apa membiarkan saja buku berisi fitnah itu beredar? Itu tuduhan menghina pemerintah kita. Itu harus diluruskan pemerintah," tegasnya.

Menurut Asvi, hal ini harus segera dituntaskan karena ada orang luar sana yang menyebarkan fitnah yang tidak bisa dibuktikan. Fitnah itu yang akan mengubah pandangan masyarakat terhadap pahlawan nasional Adam Malik. Apalagi saat ini akan dibangun bandara udara di Sumatera Utara yang akan dinamai Adam Malik.

"Kalau ada isu seperti ini, orang bilang kok agen CIA dijadikan nama bandara. Kita nggak bisa cari bukti dari mereka. Si McAvoy (pejabat CIA yang mengaku merekrut dan mengontrol Adam Malik sebagai agen CIA-red) itu nggak tahu apa sekarang masih hidup atau tidak. Terakhir dia masih terlihat di internet tahun 2002. Sekarang nggak tahu," jelas Asvi yang telah membaca buku Membongkar Kegagalan CIA sebulan lalu tersebut. (gus/nrl)


Berita Terkait