Mereka berdua ditolak pemerintahan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, karena dinilai sebagai kunjungan partisan.
Mereka dinilai membekingi salah satu kelompok oposisi, Pergerakan Perubahan Demokrasi, yang melucuti kekuatan partai Mugabe dari mayoritas parlemen pada pemilu Maret 2008 lalu.
Zimbabwe menolak kunjungan mantan dua pemimpin dunia itu dengan tidak memberikan visa perjalanan, sepserti dilansir dari VOA News, Minggu (23/11/2008).
Dalam pernyataannya di Johannesburg, Afrika Selatan, Annan mengatakan sikap pemerintah Zimbabwe sudah jelas, tidak akan bekerja sama dengan kelompok-kelompok kemanusiaan.
Pemerintah Zimbabwe dalam koran Herald, Jumat 21 November 2008 mengatakan epidemi kolera sudah menyebar ke-9 dari 10 provinsi.
Awal pekan lalu, Dubes AS untuk Zimbabwe James McGee meminta bantuan makanan dan kesehatan karena situasi di Zimbabwe sudah sangat menakutkan. Menurut McGee 294 penduduk telah meninggal karena kolera, sementara versi Pemerintah Zimbabwe 120 orang meninggal.
Penyakit infeksi bakteri ini disebarkan melalui makanan dan air yang tidak higienis, yang menyebabkan pasien diare dan muntah-muntah. Penyakit ini menyebar cepat di Zimbabwe karena kerusakan sanitasi di pusat kota. Hal ini disebabkan karena kolapsnya ekonomi, meningkatnya inflasi yang mengurangi pasokan makanan, bahan bakar dan barang kebutuhan serta pelayanan dasar lainnya.
(nwk/nwk)











































