Truk Tabrak Mobil dan Motor Hingga Terbakar, 1 Tewas

Truk Tabrak Mobil dan Motor Hingga Terbakar, 1 Tewas

- detikNews
Sabtu, 22 Nov 2008 20:25 WIB
Solo - Sebuah truk sarat muatan melaju cepat yang diduga rem blong menabrak beberapa mobil dan motor yang sedang berhenti di sebuah perempatan padat lalu-lintas. Tak lama setelah kejadian truk dan sebuah mobil terbakar dan meledak. Dipastikan terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/11/2008) pukul 17.00 WIB, di perempatan Gembongan, Kartosuro, Sukoharjo. Jalur tersebut merupakan jalur padat karena merupakan jalur utama yang menghubungkan Solo - Semarang dan Solo - Yogyakarta.

Truk pengangkut minuman ringan kalengan tersebut melaju dari arah Kartosuro menuju Solo. Menurut keterangan saksi mata, truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Hingga sampai perempatan Gembongan truk tetap melaju kencang. Padahal di depannya puluhan kendaraan berhenti karena lampu merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepertinya rem truk blong dan dari belakang menabrak beberapa mobil dan motor. Lalu truk dan sebuah mobil APV yang ditabrak terguling ke pinggir jalan dan terbakar. Terdengar beberapa kali ledakan, mungkin ledakan ban," papar Joko Setyono, salah seorang saksi mata.

Beberapa mobil yang ditabrak truk tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Sedangkan truk dan mobil APV terbakar habis dalam kejadian tersebut. Selain itu juga ada dua unit sepeda motor yang juga menjadi korban tertabrak.

Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Nicholas Dedy Arifianto membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Menurutnya saat ini pihaknya sedang melakukan olah kejadian di lokasi kejadian.

"Untuk sementara kami sampaikan ada satu korban meninggal dan satu korban luka ringan. Keduanya pengendara motor. Penyebab dan kronologis kejadiannya kami belum bisa mengatakan, saat ini kami masih olah TKP," ujarnya.

Nicholas juga belum bisa menyebutkan nama-nama korban maupun nama pengemudi truk. Dia berasalan karena kejadian baru saja terjadi. "Kejadiannya baru saja dan kami juga masih oleh TKP. Karenanya kami belum bisa menjelaskan detailnya daripada nanti simpang-siur," pungkasnya. (mbr/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads