Tak ada yang tahu sejak kapan tradisi tersebut mulai dilakukan. Namun dari tahun ke tahun, warga tetap antusias merayakannya.
"Ini adalah bentuk syukur seluruh warga, karena mendapatkan nikmat Tuhan. Kami berharap dimudahkan rejeki," kata Panitia Seksi Karnaval, Moh. Yitno di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arak-arakan tersebut berkeliling di seluruh sudut kelurahan atau kira-kira sepanjang 2 Km. Warga berkerumun di pinggir jalan menyambut arak-arakan.
Setelah itu, arak-arakan kembali ke balai kelurahan, Jl Menoreh Raya. Di tempat tersebut, ratusan warga sudah menunggu. Meski belum waktunya, warga berebut gunungan terlebih dulu. Suasana jadi riuh.
Karena lokasi acara berada di jalan utama, lalulintas pun macet. Sejumlah petugas Hansip dan polisi harus bekerja ekstra keras. Beruntung, situasi masih sangat terkendali hingga acara usai sekitar pukul 15.45 WIB.
(try/gah)











































