Apakah Anda Penderita Hemofilia?

Apakah Anda Penderita Hemofilia?

- detikNews
Sabtu, 22 Nov 2008 07:55 WIB
Jakarta - Penderita hemofilia mengalami kesulitan pembekuan darah saat mengalami
luka. Lalu gejala apa saja yang bisa dijadikan patokan oleh seseorang bila dirinya dideteksi sebagai penderita hemofilia?

"Gejala-gejala penderita hemofilia antara lain sulit menghentikan pendarahan, kaku sendi, bengkak, panas dan nyeri paska pendarahan sehingga terkadang penderita mengalami keterbatasan gerak sendi," kata dokter spesialis penyakit dalam RSCM Djajadiman Gatot.

Hal tersebut dikatakannya dalam acara media edukasi yang membahas soal hemofilia di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun penderita hemofilia dapat mengalami pendarahan akibat kecelakaan,
tetapi sebagian besar hemofilia terjadi secara internal, biasanya pada sendi-sendi. Sendi yang paling sering diserang adalah lutut, pergelangan dan siku.

Pendarahan pada otot yang paling serius pada lengan bawah dan betis. Beberapa pendarahan seperti di kepala, kerongkongan dan usus bahkan mengancam nyawa apabila tidak ditangani dengan cepat.

"Penderita hemofilia mudah mengalami pendarahan, benturan bisa  mengakibatkan pendarahan di dalam apalagi sampai terjadi luka, pendarahannya sukar dihentikan," jelas Djajadiman.

Terapi hemofilia terus berkembang dalam dua dekade terakhir riset terus dilakukan dalam upaya mencari cara untuk meningkatkan kualitas hidup  penderita hemofilia. Terapi on-demand diberikan untuk menyikapi episode pendarahan, Prophylaxis dapat mencegah pendarahan dan menghindari kerusakan sendi.

Pengobatan hemofilia juga semakin maju, dengan ditemukannya obat antihemofili rekombinan faktor VIII. Dengan demikian penderita hemofili dapat mengkonsumsi obat sendiri tanpa bantuan selang infus.
(gah/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads