"Hemofilia adalah penyakit kelainan pada proses pembekuan darah yang disebabkan oleh kurangnya faktor pembekuan di dalam darah, disebut hemofilia A apabila kekurangan faktor VIII dan hemofilia B apabila kekurangan faktor IX," kata dokter spesialis penyakit dalam RSCM Djajadiman Gatot.
Hal tersebut dikatakannya dalam acara media edukasi yang membahas soal hemofilia di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyakit ini dibawa sex kromosom X, pria memiliki satu kromosom X (XY)sehingga lebih mudah terjangkit hemofilia ketimbang wanita, karena wanita memiliki dua kromosom sex X (XX)", ujarnya.
"Wanita jarang sekali terjangkit hemofilia, wanita biasanya bertindak sebagai karier (pembawa) hemofilia", tambahnya.
Penderita hemofilia dapat terus beraktivitas normal apabila ditangani baik
dengan cukup istirahat, menghindari benturan dan rajin berolah raga.
"Bahkan penderita hemofilia boleh berolah raga dan itu baik untuk tubuh mereka, tetapi tidak boleh terlalu berat dan bebas body contact. Olah raga yang saya sarankan adalah berenang dan bersepeda", pungkasnya. (gah/ndr)











































