Seperti dikutip Reuters dari New York Times, Sabtu (22/11/2008), istri mantan Presiden AS Bill Clinton ini akan menghadapi sejumlah tantangan persoalan, mulai dari persoalan Irak, Afghanistan, hingga Al Qaeda.
"Mengakhiri perang Irak adalah langkah pertama memperbaiki citra AS," tulis Clinton beberapa waktu lalu dalam sebuah majalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































