"Langkah penegakan hukum terhadap korupsi dinamikanya dirasakan belum
optimal," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Gedung BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Menurut Bambang, kurang optimalnya pemberantasan korupsi itu tercermin dari
aspek aparatnya, budaya masyarakat, maupun fasilitas yang dimiliki penegak hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya adalah untuk saling membantu dalam rangka penegakan hukum. Dengan tidak mengurangi kewenangan masing-masing instansi sesuai uu yg berlaku," tandas Jenderal bintang empat tersebut.
Kapolri juga tidak menampik semakin lama perkembangan pemeberantasan korupsi mengalami peningkatan, Menurutnya hal ini salah satunya dikarenakan faktor penopang yang berkembang.
"Dewasa ini semakin disempurnakannya perangkat hukum telah membuahkan hasil kongkrit," tandasnya. (ddt/ndr)











































