Mendagri Minta Gubernur Riau Terpilih Lanjutkan Pembangunan

Mendagri Minta Gubernur Riau Terpilih Lanjutkan Pembangunan

- detikNews
Jumat, 21 Nov 2008 14:13 WIB
Mendagri Minta Gubernur Riau Terpilih Lanjutkan Pembangunan
Pekanbaru - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto melantik pasangan Gubernur Riau terpilih, Rusli Zainal dan Wakilnya, Mambang Mit di Gedung DPRD Riau. Mardiyanto meminta Rusli melanjutkan proses pembangunan di Riau.

Pelantikan Gubernur Riau priode 2008-2013 ini, berlangsung di ruang sidang utama, DPRD Riau, Jumat (21/11/2008) Jl Sudirman, Pekanbaru. Dalam pidatonya, Mendagri menyebut, Gubernur Riau terpilih hendaknya dapat menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan amanah rakyat.

"Provinsi Riau memiliki sumber daya alam yang cukup potensial. Karena itu  sumber daya yang ada hendaknya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Saya menaruh perhatian khusus kepada pasangan terpilih ini untuk dapat menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku," kata Mardiyanto.

Khusus untuk Gubernur Riau, Rusli Zainal yang menjabat untuk kedua kalinya ini, Mendagri mengharapkan agar dapat melanjutkan pembangunan ke depan yang jauh lebih baik lagi. Begitu juga kepada Mambang Mit mantan Sekda yang kini menjadi Wakil Gubernur, dapat bersama-sama untuk melaksanakan tugas pemerintahan yang ada.

"Pak Rusli Zainal itukan sudah dua kali menjabat. Maka saya menaruh perhatian khusus kiranya pembangunan yang sudah ada dapat dilanjutkan kearah yang lebih baik lagi. Pembangunan kedepan diharapkan sesuai dengan kegininan masyarakat luas," kata Mardiyanto.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Wan Abu Bakar selaku pelaksana tugas Gubernur Riau yang telah menjalakan sisa roda pemerintahan dalam beberapa bulan terakhir. Mendagri juga menyentil soal tuntutan masyarakat Kecamatan Meranti, Kabupaten Bengkalis yang ingin mendirikan kabupaten tersendiri. Dimana Gubernur Riau sebelumnya, Wan Abu bakar telah memberikan rekomendasi atas terbentuknya kabupaten baru.

Namun menurut Mendagri, sesuai dengan aturan yang berlaku posisi pelaksana tugas kepala daerah tidak dibenarkan memberikan rekomendasi tersebut. Lain hal, katanya, bila gubernur terpilih ini nantinya memberikan rekomendasi pemekaran kabupaten Meranti.

"Kalau pelaksana tugas memang tidak dibenarkan memberikan rekomendasi pemekaran. Itu sebabnya, pemekaran tidak kita kabulkan, lain hal kalau gubernur terpilih nanti memberikan rekomendasi," kata Mardiyanto.

Acara pelantikan gubernur Riau ini sempat diwarnai aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa. Para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendesak penuntasan berbagai kasus korupsi di Riau. Namun ketatnya keamanan membuat para mahasiswa tidak bisa mendekati Gedung DPRD Riau.

(cha/djo)


Berita Terkait