Bahkan di antara warga Eropa, warga Jermanlah yang paling pesimistis memandang kehidupan. Demikian menurut hasil studi yang dilakukan dua institusi riset Jerman, Social Sciences Research Centre Berlin (WZB) and Centre for Survey Research and Methodology in Mannheim (ZUMA).
Survei tersebut menunjukkan, hanya 30 persen warga Jerman yang yakin kehidupan mereka akan lebih baik dalam 5 tahun mendatang. Angka ini berada di bawah angka rata-rata 27 negara dalam Uni Eropa.
Di Inggris, 51 persen warganya optimistis akan kehidupan mereka lima tahun ke depan. Sedangkan di negara Estonia, warganya ternyata paling optimistis dibanding negara-negara Eropa lainnya. Sebanyak 65 persen warga Estonia punya pandangan positif akan kehidupan 5 tahun mendatang.
Survei ini melibatkan ribuan warga Eropa. Studi ini dilakukan sebelum krisis finansial global terjadi.
Dikatakan Heinz-Herbert Noll, periset senior di ZUMA, Jerman merupakan salah satu negara yang lebih makmur di Eropa. Namun warganya dipenuhi kebosanan dan kemandekan.
"Dibandingkan negara-negara lain, level pendapatan di Jerman stagnan, dan orang-orang prihatin akan situasi keuangan mereka di masa mendatang," kata Noll seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (21/11/2008).
Negara-negara Eropa yang juga dikenal pesimistis termasuk Republik Czech, Hungaria dan Australia. Sedangkan Irlandia dan Estonia termasuk negara yang paling optimistis.
(ita/iy)











































