Kopilot Mendadak Aneh, Pramugari Terpaksa Bantu Pilot Mendarat

Kopilot Mendadak Aneh, Pramugari Terpaksa Bantu Pilot Mendarat

- detikNews
Kamis, 20 Nov 2008 16:15 WIB
Kopilot Mendadak Aneh, Pramugari Terpaksa Bantu Pilot Mendarat
Irlandia - Seorang pramugari berhasil membantu pilot mendaratkan pesawat dengan selamat. Pramugari tersebut terpaksa membantu pilot karena kopilot pesawat mengalami 'gangguan mental' di tengah penerbangan.

Demikian terungkap dalam laporan resmi penyidik kecelakaan udara Unit Investigasi Kecelakaan Udara Irlandia (AAIU) mengenai insiden di atas pesawat Air Canada yang terpaksa dialihkan ke Bandara Shannon di Irlandia.

Dalam insiden yang terjadi Januari lalu itu, kopilot pesawat Boeing 767 tersebut tiba-tiba saja bicara melantur tak karuan, mirip orang kesurupan. Saat itu pesawat tengah melintas di atas Samudera Atlantik. Melihat gelagat tak baik itu, pilot menyuruh kru pesawat untuk memindahkan kopilot dari ruang kokpit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilot pun meminta kru untuk mencari di antara penumpang jika ada orang yang terlatih menerbangkan pesawat. Saat itulah, seorang pramugari maju dan mengaku punya lisensi pilot komersial. Wanita itu pun diminta untuk menggantikan posisi kopilot.

Seorang pramugari lainnya mengalami cedera saat berupaya memaksa kopilot tersebut keluar dari ruang kokpit. Demikian seperti dilansir harian Telegraph, Kamis (20/11/2008).

Kepada tim penyidik, kapten pilot memuji kemahiran pramugari tersebut karena telah membantunya mendaratkan pesawat dengan selamat di Shannon. Pesawat yang bertolak dari Toronto, Kanada itu semestinya bertujuan ke bandara Heathrow di London, Inggris. Namun karena insiden itu, pesawat yang mengangkut 146 penumpang itu terpaksa dialihkan ke Shannon.

Begitu mendarat, kopilot langsung dilarikan ke unit kejiwaan akut di Ennis Regional Hospital. Pria itu dirawat di sana selama 11 hari. Dia kemudian diterbangkan ke Kanada untuk perawatan lebih lanjut.

AAIU memuji tindakan kapten dan kru pesawat yang mengalihkan penerbangan ke bandara terdekat dan mengusir kopilot dari ruang kendali pesawat. (ita/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads