Pesan tersebut muncul dalam rekaman video di situs militan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (20/11/2008).
Menurut al-Zawahri, Obama adalah "kebalikan langsung dari warga kulit hitam Amerika terhormat" seperti Malcolm X, tokoh HAM Afrika-Amerika tahun 1960-an.
Berbicara dalam bahasa Arab, al-Zawahri menggunakan istilah "abeed al-beit" yang secara harfiah berarti "budak rumahan". Namun menurut teks terjemahan bahasa Inggris yang dicantumkan al Qaeda dalam situs tersebut mengartikan kata itu sebagai "negro rumahan."
Rekaman pidato Malcolm X ditampilkan untuk menjelaskan istilah itu. Dalam rekaman itu, Malcolm X mengatakan bahwa budak kulit hitam yang bekerja di rumah majikan kulit putih mereka lebih penurut dibandingkan mereka yang bekerja di luar rumah.
Malcolm X menggunakan istilah itu untuk mengkritik para pemimpin kulit hitam yang tidak berani melawan kulit putih.
Dalam pesannya, selain Obama, hinaan serupa juga dilontarkan al-Zawahri untuk mantan menlu AS Colin Powell dan menlu AS saat ini Condoleezza Rice.
Menurut al-Zawahri, terpilihnya Obama tidak mengubah kebijakan AS yang menurutnya diarahkan untuk menekan muslim dan lainnya.
"Amerika telah memasang wajah baru, namun hatinya yang penuh kebencian, pikiran yang dipenuhi keserakahan dan semangat yang menyebarkan kejahatan, pembunuhan dan represi akan tetap sama," kata wakil pemimpin al Qaeda, Osama bin Laden itu.
(ita/iy)











































