"Masih kurang. Hanya seremoni saja," kata Ketua Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) DKI Jakarta Gina Ardiani, di sela-sela penyuluhan anti tembakau di SD Kairos Gracia, Cengkareng, Jakarta Barat, (19/11/2008).
Menurutnya, razia semacam itu menjadi evaluasi bagi perbaikan pelaksanaa perda anti rokok. Dia mencontohkan, seharusnya di tiap tempat umum disediakan smooking room. Sehingga para perokok tidak sembarangan merokok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
disediakan bagi perokok seperti di halte busway. Itu yang belum dipikirkan Pemprov," imbuh Gina.
Pada kesempatan itu, sekitar 300 siswa mendengarkan penjelasan bahaya merokok. Tetapi, belum selesai para siswa sudah paham duluan.
"Papa saya juga perokok. Saya terus mengingatkan, "Papa jangan merokok. Bahaya bagi kesehatan", kata Josua Wiryawan, siswa kelas 6 di sekolah
berbahasa Inggris tersebut.
(Ari/anw)











































