Demikian disampaikan Pemimpin Proyek Pemeliharaan Jalan Nasional Wilayah Batusangkar, Yusafni, ketika dihubungi detikcom, Rabu (19/11/2008). Untuk mengantisipisi terjadinya longsor susulan, menurutnya, pihak Dinas Prasarana Jalan Provinsi Sumbar tetap menyiagakan dua louder, satu eskavator, satu truk dan 12 petugas Dinas Prasarana Jalan Sumbar di sekitar lokasi itu selama 24 jam.
"Di titik-titik itu kondisi tanahnya masih labil sehingga mungkin saja terjadi longsor bila diguyur hujan. Hingga kini, kami masih bekerja membersihkan sisa longsoran kemarin di bagian atas yang sewaktu-waktu bisa turun lagi," ujarnya.
Dikatakan Yusafni, Jalan Raya Padang-Bukittinggi merupakan jalur sibuk yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi dan jalur utama Padang-Pekan Baru. Bila jalur ini mengalami gangguan, lalu lintas dapat diarahkan menggunakan dua jalur alternatif, yakni dari Padang-Kabupaten Solok- Kabupaten Tanah Datar-Padang Panjang dan Bukittinggi. Alternatif lain, dari Padang melalui Kabupaten Padang Pariaman-Kabupaten Agam-Bukittinggi.
Β
Pada Senin pukul sekitar 06.00 WIB dan pukul 20.30 WIB terjadi longsor di kawasan Lembah Anai yang membuat jalur lintas di kawasan tersebut terganggu selama dua hari. Longsor pertama menyebabkan jalan terputus selama satu jam dan antrian kendaraan hingga 10 kilometer. Sementara, longsor kedua membuat jalan terputus selama 16 jam dan macet mencapai 12 km.
(yon/djo)











































