Wapres Jusuf Kalla yang membuka pemeran tersebut mengatakan pentingnya masalah pertahanan bagi Indonesia. Ia berharap situasi perekonomian global tidak berpengaruh pada kesiapsiagaan bangsa Indonesia menghadapi setiap ancaman.
"Kita semua menyadari bahwa hari-hari ini adalah hari yang kurang menyenangkan, menyusul ekonomi dunia sekarang ini. Namun dalam setiap momen, dalam situasi yang tidak menguntungkan ini, kita harus selalu siap siaga," katanya, Rabu (19/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertahanan sarat dengan teknologi karena itu perlu kita mengetahui perkembangan teknologi," jelasnya.
Dalam pameran yang digelar 19-22 November itu, Kalla tampak berhenti cukup lama di stand pameran milik pemerintah Rusia. Didampingi Menhan Juwono Sudarsono, Menkopolhukam Widodo AS, dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kalla tampak melihat-lihat alutsista produksi negeri Beruang Merah itu.
Tidak hanya persenjataan ringan saja yang dipamerkan, stand-stand juga memamerkan persenjataan berat seperti kendaraan lapis baja dan roket-roket. Ada juga peralatan pendukung seperti radar dan masker untuk melindungi tentara dari serangan senjata kimia maupun biologis. (gah/nrl)











































