"Rugi bagi Demokrat kalau tidak mengangkat SBY dalam iklannya," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam diskusi publik bertajuk 'Dengan Iklan Politik Menuju Kontrak Politik?' di Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu, (19/11/2008).
Hadir juga dalam diskusi Ketua DPP Partai Hanura Indro Tjahyono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, dan pengamat komunikasi politik Effendi Gazali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam iklan terakhir minimal ada 10 isu yang kita angkat. Kami ingin memberikan substansi yang mendidik masyarakat," jelas Anas.
Dalam kesempatan itu Anas juga mempertanyakan iklan yang mencoba mengkiritisi kebijakan pemerintah, tapi tidak berbasiskan pada data.
"Kemiskinan meluas, datanya mana? Iklan yang baik harus disertai data-data otentik yang bisa dipertanggungjawabkan," kata Anas menyinggung iklan salah satu capres.
"Bukan sindir menyindir, tapi harus mengedepankan substansi yang mendidik masyarakat," tandasnya.
(lrn/nrl)










































