Demikian diungkapkan seorang pejabat senior Demokrat seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (19/11/2008).
Namun sebelum tawaran itu menjadi hal yang resmi, tim Obama ingin memastikan dulu apakah Holder bisa mendapat persetujuan Senat dengan dukungan bipartisan yang luas. Tim juga harus memastikan bahwa Holder mampu membersihkan Departemen Kehakiman AS yang dinodai sejumlah skandal selama pemerintahan Presiden George W. Bush.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan penunjukkan ini, Holder akan menjadi Jaksa Agung kulit hitam pertama dalam sejarah AS. Sejak kemenangan Obama dua pekan lalu, Holder muncul sebagai kandidat kuat untuk memimpin Departemen Kehakiman AS. Pria berusia 57 tahun itu menjadi wakil jaksa agung semasa pemerintahan Bill Clinton.
Sebagai jaksa agung, Holder akan memainkan peran kunci dalam menetapkan kebijakan tentang peradilan kasus-kasus terorisme dan perlindungan hak-hak sipil.
Seperti halnya Obama, Holder menginginkan penutupan kamp penjara teroris di Teluk Guantanamo, Kuba yang menahan sekitar 250 tahanan. (ita/iy)










































