Demikian diungkapkan Menteri Kesehatan Publik Thailand, Chalerm Yoobamrung yang bertemu Thaksin dan Pojaman belum lama ini.
Chalerm bertemu dengan Thaksin dan mantan istrinya dalam sebuah acara makan malam di Hong Kong pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Thaksin) masih bisa tersenyum dan tidak terlihat khawatir," imbuhnya seperti dilansir harian The Nation, Selasa (18/11/2008).
Pasangan Thaksin dan Pojaman diketahui telah bercerai di Kantor Konsulat Jenderal Thailand di Hong Kong pada Jumat, 14 November lalu.
Sejumlah spekulasi beredar seputar perceraian yang mengejutkan itu. Sebagian menganggap perceraian itu semata-mata taktik untuk meraih simpati publik Thailand mengingat keduanya telah dinyatakan bersalah atas kasus korupsi dan dijatuhi hukuman penjara.
Spekulasi itu diperkuat pernyataan sumber yang dekat dengan keluarga Thaksin. Menurut sumber tersebut, perceraian Thaksin dengan Pojaman hanyalah di atas kertas belaka. Dengan melakukan hal itu, Thaksin bisa lebih bebas "menghadapi" lawan-lawan politiknya, terutama Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD). Thaksin diharapkan akan meraih simpati lebih luas dari para pendukungnya.
Juru bicara Thaksin, Pongthep Thepkanchana, membenarkan adanya perceraian tersebut. Namun, dia menolak menyebutkan penyebabnya. Pongthep mengaku tidak tahu alasan kedua pasangan itu mengakhiri pernikahan mereka.
Para pengkritik Thaksin bahkan menduga perceraian itu hanya sebagai upaya melindungi aset pasangan itu. Sebagian besar kekayaan Thaksin memang diatasnamakan Pojaman.
Thaksin dan Pojaman telah menikah selama 32 tahun dan dikaruniai tiga anak. (ita/iy)











































