AJI: Bakrie Harusnya Jadi Teladan, Bukan Melorotin Kebebasan Pers

AJI: Bakrie Harusnya Jadi Teladan, Bukan Melorotin Kebebasan Pers

- detikNews
Selasa, 18 Nov 2008 13:47 WIB
AJI: Bakrie Harusnya Jadi Teladan, Bukan Melorotin Kebebasan Pers
Jakarta - Grup Bakrie juga mempunyai media massa. Semestinya, dalam menyelesaikan konflik dengan majalah Tempo, Bakrie memberi teladan. Disayangkan bila Bakrie justru menyebabkan melorotnya kebebasan pers.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Heru Hendratmoko menyayangkan sikap Bakrie yang akan melaporkan Tempo ke polisi. Seharusnya Bakrie bisa berdialog terlebih dahulu dengan Majalah Tempo.

"Persoalan begini jangan langsung lapor. Dialog dulu dengan Tempo bagaimana? Sebab laporan Tempo sudah dikonfirmasi soal dana kampanye itu dan Aburizal kan menolak," ujar kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heru, akan lebih elegan kalau Bakrie berdialog dulu bukan langsung mensomasi atau bahkan mau melaporkan ke polisi. Karena dari sisi jurnalistik, berita itu sudah berimbang.

"Artinya berita itu sudah dikonfirmasi. Sumber itu juga langsung dikonfirmasi dengan Aburizal. Sudah cover both side. Kalau tidak puas ya berdialog. Atau Tempo bisa memuat wawancara khusus dengan Aburizal soal hasil dialog itu di edisi depan," jelasnya.

Selain itu, lanjut Heru, Bakrie bisa melakukan mediasi dengan Tempo melalui Dewan Pers. Dengan begitu publik justru akan memberikan apresiasi dan Aburizal bisa menjadi teladan.

"Karena dewan pers yang diberikan mandat untuk menyelesaikan etika jurnalistik," tegasnya.

Bakrie juga harus bisa memberikan teladan karena Bakrie juga punya media massa. "Sebaiknya Aburizal berikan teladan yang bagus. Kalau ini menimpa medianya bagaimana? Kan nggak bagus," imbuhnya.

"AJI sangat menyayangkan bila Aburizal tetap melapor ke polisi. Itu justru akan menyumbang terhadap melorotnya kebebasan pers," pungkas Heru. (gus/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads