"Itu bisa triliunan nilainya. Ini uang besar," kata Taryono, salah satu tokoh nelayan setempat yang merupakan bos nelayan yang menemukan kapal harta karun tersebut, kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).
Wacas, anak buah Taryono, menemukan langsung kapal tersebut pada 18 Agustus lalu. Sebagai buktinya, Wacas mengambil 8 uang koin yang diduga berasal dari tembaga.
"Uang koin itu sepertinya dari tembaga. Tulisannya macam-macam, tapi nggak terlalu jelas. Salah satunya ada tulisan Indiabatavia dan tahun 1826," kata Taryono.
Atas penemuan tersebut, Wacas cs, telah mendapat surat pernyataan sebagai penemu pertama. Namun kini, Wacas cs belum bisa melakukan survei lanjutan karena belum mendapat izin dari pemerintah. Kapal harta karun itu pun hingga kini masih berada di dasar laut.
(ken/iy)











































