Heru ditemukan gantung diri oleh ayahnya, Wiji, di jendela kamar Heru, Jalan Jatayu II, RT 3/RW 4, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2008), pukul 09.30 WIB.
Leher Heru yang berprofesi sebagai sopir ini terlilit selendang di siku jendela kamarnya dalam posisi berjongkok.
"Sudah ada rencana tunangan sama ceweknya, terus tiba-tiba diputusin sama ceweknya, nggak tahu sebabnya apa. Orang sudah dekat keluarganya, sudah mau tunangan," ujar tetangga Heru, Jamal (28).
Jamal mengatakan Heru dan pacarnya beda agama.
Ayah Heru, Wiji, sudah dimintai keterangan oleh pihak polisi. Keluarga pun menolak jasad Heru diotopsi.
Hingga pukul 11.00 WIB, rumah Heru dipenuhi tetangga yang ikut berbela sungkawa. (nwk/nrl)











































