"Biasanya kita buat tim yang akan turun ke alamatnya (Erwin) atau ke sekolah. Tim itu dalam rangka pemanggilan Erwin dan penyelesaian permasalahan," kata Kepala Tata Usaha Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah Limbong kepada detikcom, Selasa (18/11/2008).
Limbong mengatakan, Diknas sudah mengirimkan surat pemanggilan Erwin ke pihak sekolah. Pemanggilan itu dilakukan dari cabang dinas. Jika masih belum datang dan ketemu juga, maka pemanggilan akan dinaikkan ke tingkat kabupaten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Limbong, pihak Diknas akan memberikan arahan dan motivasi kepada para korban Erwin agar bisa kembali bersekolah. "Di sekolah kita arahkan juga guru-guru dan teman-temannya agar membuat situasi seperti biasa. Jangan diperbesarkan supaya mereka percaya diri lagi kembali ke sekolah," jelasnya.
Dengan kejadian ini, apakah Diknas nantinya akan melakukan pelatihan khusus untuk guru PNS agar hal ini tak terjadi lagi?
"Setiap CPNS akan menjadi guru PNS sudah ada prajabatan. Di situ guru PNS diarahkan, dibimbing dan dilatih menjadi guru yang baik sesuai dedikasi guru itu sebenarnya. Tetapi dia (Erwin) itu keluar dari jalur. Amoral dan melanggar aturan hukum dan dunia pendidikan," jawabnya. (gus/iy)











































