Ketua KPAID Sumut Zahrin Piliang menyatakan, kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru itu sangat memprihatinkan dan di luar batas nilai kemanusiaan. Apalagi dilakukan di hadapan siswa-siswa lainnya di depan kelas. Pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian untuk penanganan kasus tersebut.
"Kita akan merespon masalah ini. Syukurlah jika keluarga korban sudah mengadu ke polisi. Itu tindakan yang tepat. Kalau memungkinkan, kami membutuhkan salinan laporan tersebut. Bisa dikirim melalui nomor fax 061-4564093," kata Zahrin Piliang saat dihubungi melalui telepon, Selasa (18/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab itu, kita harapkan Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah yang segera melakukan konseling terhadap kedua korban. Hal ini perlu dilakukan segera untuk mengatasi trauma korban," kata Zahrin.
Kasus oral seks yang dilakukan guru Sekolah Dasar, kata Zahrin, baru sekali ini yang diketahui. Apalagi di depan kelas. Namun pelecehan terhadap siswa yang dilakukan guru, banyak terjadi di Sumut. Salah satunya, kata Zahrin, seorang guru SMA di Kota Binjai, malah memperkosa siswanya.
(rul/djo)










































