Menhan: Tanah TNI yang Tak Bersertifikat Rawan Konflik

Menhan: Tanah TNI yang Tak Bersertifikat Rawan Konflik

- detikNews
Senin, 17 Nov 2008 23:30 WIB
Jakarta - Tanah milik TNI di Desa Alastlogo, Jawa Timur, telah menjadi sengketa antara TNI AL dan warga sejak tahun 60-an. Usai konflik tersebut, diharapkan tidak ada lagi sengketa lahan antara TNI dan warga.

"Ini masalah hukum mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi sengketa antara penduduk dan TNI," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai menghadiri peresmian Pusat Studi Pertahanan dan Perdamaian Universitas Al-Alzhar di kampus Al-Azhar Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2008).

Menhan menambahkan saat ini masih banyak lahan yang menjadi sengketa antara TNI dan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 4.000 yang harus bersertifikat, tapi hanya sepersepuluhnya yang sudah bersertifikat. Ini berkaitan dengan tanah Departemen Keuangan," jelasnya.

Menhan pun menjelaskan perlunya ada peran dari Badan Pertanahan Nasional sehingga jelas status kepemilikannya. Untuk kasus Alastlogo yang kini masih dalam sengketa, Menhan mengaku akan mempelajari lebih dalam kasus ini.

"Secara hukum kita lihat dulu. Tanahnya kita menang, tapi ada peristiwa yang mempersoalkan peradilan militer," pungkasnya.

(rdf/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini