"Kita akan kerjasama mengenai data itu, Rabu kita akan ketemu dengan Kejagung," kata Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono saat ditemui usai rapat koordinasi di kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2008).
Menurut Ferry, data terkait kasus BLBI di dapat tidak hanya dari Kejaksaan saja. Ada juga data yang diperoleh dari BPPN dan Departemen Keuangan.
"Semua akan kita teliti satu-satu. Kita akan cacah nanti kan kelihatan, yang belum selesai atau yang tunggakan (akan dibawa) ke perdata," tambah Ferry.
Ferry menambahkan, pihaknya akan menilai data BLBI secara keseluruhan. Data-data yang ada di wilayah pun akan ikut dikumpulkan.
"Akan kita nilai keseluruhan data BLBI. Kita teliti sampai sejauh mana, sudah lunas atau belum," tambah Ferry.
Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mencari data SKL (Surat Keterangan Lunas) guna melengkapi data yang diminta KPK terkait kasus BLBI.
"Ternyata datanya kurang yang SKL itu akan kita carikan. Dicari di atas (tempat penyimpanan,) kalau tidak ada di BPPN, di Dirjen Keuangan kan masih ada," jelas Marwan.
Marwan juga membenarkan bahwa akan ada rapat lanjutan yang membahas BLBI. Tim yang ikut menurut Marwan adalah tim yang juga sebelumnya mengikuti ekspos BLBi di KPK. (nov/anw)











































