"Pertumbuhan didorong oleh semua sektor ekonomi, serta naiknya modal tetap bruto (3.59%), ekspor (3.59%), dan konsumsi pemerintah (3.42%)," ujar Kepala BPS Pemrov DKI Jakarta Djamal di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2008).
Menurut Djamal, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor pengangkutan dan komunukasi, kemudian disusul oleh sektor industri pengolahan dan sektor konstruksi, perdagangan, dan hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun begitu, lanjut Djamal, besarnya sumbangan masing-masing sektor dalam menciptakan laju pertumbuhan DKI Jakarta ditentukan oleh sektor ekonomi yang mempunyai nilai nomimal yang besar.
"Sektor-sektor ekonomi dengan nilai nominal yang besar tetap akan menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi meskipun pertumbuhan sektor yang bersangkutan relatif kecil, begitu pun sebaliknya," tutur Djamal.
Secara akumulatif, pertumbuhan PDRB DKI Jakarta selama triwulan I-III tahun 2008 meningkat sebesar 6.19% dibandingkan dengan triwulan I-III tahun 2007.
(fiq/lrn)











































