Dua orang mahasiswa Unismuh tersebut mengalami luka pada bagian kepala. Sebelumnya, keduanya tampak melakukan negosiasi dengan sejumlah polisi. Namun entah mengapa, tiba-tiba keduanya ditangkap dan dipukuli.
Melihat temannya ditangkap, para mahasiswa Unismuh yang masih berkumpul di depan kampusnya, Jl Sultan Alaudin, Makassar, Senin (17/11/2008), berang. Mereka melakukan aksi pelemparan ke arah barisan polisi. Bentrokan pun kembali meletus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi penganiayaan terhadap Asri baru selesai setelah sejumlah dosen Unismuh menghentikan aksi anarkis anak didiknya. Namun demikian, wajah dan beberapa bagian tubu Asri sudah terlanjur lebam-lebam. Asri kemudian diamankan oleh sejumlah polisi.
Suasana di depan kampus Unismuh hingga pukul 12.30 Wita masih tegang. Polisi masih berjaga-jaga di depan kampus. Aktivitas belajar mengajar di kampus Unismuh hari ini tampaknya diliburkan. Hal itu terlihat dari banyaknya mahasiswa yang meninggalkan kampusnya.
Pembantu Rektor (Purek) III Unismuh, Darwis, masih melakukan negosiasi dengan aparat. Dia meminta agar polisi menarik pasukannya dari sekitar kampus. Namun belum ada keputusan apakah permintaan tersebut dikabulkan atau tidak. (djo/djo)










































