Karena itu, pemilihan tim keamanan nasional merupakan salah satu prioritas Obama. Hal itu disampaikan Obama dalam wawancara di stasiun televisi CBS seperti dilansir News.com.au, Senin (17/11/2008).
"Menurut saya penting untuk segera membentuk tim keamanan nasional karena periode transisi berpotensial menjadi masa-masa rawan serangan teroris," kata Obama pada acara "60 Minutes."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancara itu Obama juga menegaskan rencananya untuk menarik pasukan AS dari Irak. Dikatakan Obama, begitu dirinya dilantik, dia akan bekerja dengan tim keamanannya dan militer untuk menarik pasukan AS di Irak, serta memberantas al Qaeda di Afghanistan dan menutup kamp penjara Guantanamo di Kuba.
Obama berjanji akan menangkap Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris al Qaeda.
"Saya pikir menangkap atau membunuh bin Laden adalah aspek kritis pemberantasan al Qaeda," tutur Obama. "Dia bukan cuma simbol, dia juga pemimpin operasional organisasi yang merencanakan serangan-serangan terhadap target AS," imbuhnya.
Obama akan dilantik menjadi presiden baru AS pada 20 Januari 2009 mendatang. Dengan kemenangannya pada pemilihan presiden AS, 4 November lalul, ayah dua anak itu berhasil mengukir sejarah dengan menjadi presiden kulit hitam pertama di AS. (ita/iy)











































