sekolah di Sulawesi Tengah.
"Dari data terakhir yang kami himpun kalau di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, puluhan rumah roboh dan rusak, salah satu warga meninggal," ujar staf Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Gorontalo Suradi kepada detikcom, Senin (17/11/2008).
Pihaknya, imbuh dia, masih mendata daerah kerusakan plus jumlah bangunan yang roboh. Dia juga mengatakan getaran gempa juga merobohkan sekolah di Sulawesi Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suradi mengatakan sejak gempa pertama yang terjadi pada pukul 00.02 WIB sebesar
7,7 SR, sudah ada tiga kali gempa susulan di Gorontalo, pada koordinat yang hampir berdekatan dengan pusat gempa yang dangkal 10-30 km dari permukaan bumi.
Gempa susulan pertama terjadi pada 147 kilometer Baratlaut Gorontalo pada 00.34 WIB dengan 6 SR. Disusul gempa 5,7 SR pada 109 kilometer di Timurlaut Toli-toli, ada pukul 01.20 WIB.
"Yang terakhir 5,1 SR pada 05.33 WIB. Magnitudenya semakin berkurang kendati gempa itu dirasakan," jelas Suradi.
(nwk/nrl)











































