Alat Kontrasepsi Jamaah Haji Indonesia Disita

Laporan Haji

Alat Kontrasepsi Jamaah Haji Indonesia Disita

- detikNews
Minggu, 16 Nov 2008 05:15 WIB
Jeddah - Jamaah haji Indonesia sudah diwanti-wanti agar tidak membawa barang-barang di luar kebutuhannya selama melaksanakan ibadah haji. Namun peringatan ini rupanya tak di hiraukan oleh jamaaah haji asal Magelang, Maslah As'ari (50) yang ketahuan membawa berbagai obat. Bahkan, alat pencegah kehamilan alias kontrasepsi pun dibawa!

Akibatnya, petugas bea cukai Arab Saudi di Bandara King Abdul Aziz Jeddah menyita puluhan jenis obat milik Maslah karena dianggap melanggar ketentuan.

"Ada dua kopor berisi 17 paket obat KB, 15 obat pegal linu, dan 15 jamu rematik yang ditahan bea cukai Arab Saudi. Tapi untungnya, jemaah haji yang bersangkutan tetap bisa melanjutkan perjalanan untuk ibadah," ujar Ketua Daerah Kerja Jeddah, Subakin Abdul Muntholib di Jeddah, Sabtu (15/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Subakin, Maslah yang tergabung dalam kelompok terbang 22 dari embarkasi Solo ini mengaku barang-barang bawaanya tersebut merupakan pesanan dari orang Indonesia yang bermukim di Arab Saudi (mukimin). Namun menurut dugaan Subakin, obat-obatan itu sengaja dibawa Maslah untuk dijual kepada jemaah lain selama berada di pemondokan.

"Tadi yang bersangkutan mengatakan, itu pesanan mukimin. Tapi dari awal dia memang sudah berspekulasi, kalau bisa lolos ya syukur tapi kalau tidak tidak apa-apa," katanya.

Subakin mengaku pihaknya sudah menegur jemaah yang bersangkutan akibat kebandelannya. Karena aksi nekatnya ini mempengaruhi seluruh pemeriksaan jamaah haji Indonesia yang melewati Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

"Saya sudah menegurnya. Karena ini bisa membahayakan jemaah yang lain. Gara-gara masalah ini, pemeriksaan diperketat untuk jamaah haji kita," pungkasanya.
(yid/anw)


Berita Terkait