Tidak Ada PC, Tak Ada Jaringan Kabel

Laporan dari Amerika Serikat

Tidak Ada PC, Tak Ada Jaringan Kabel

- detikNews
Sabtu, 15 Nov 2008 22:04 WIB
 Tidak Ada PC, Tak Ada Jaringan Kabel
Washington, DC - Ruang pers atau media center menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dari G20 Summit yang digelar di Washington, DC. Ruang pers yang disediakan panitia tampak berbeda dibanding ruang pers dalam kegiatan forum-forum penting lainnya. Panitia tidak menyediakan komputer (personal computer/PC).

Ruang pers untuk meliput rangkaian acara G20 Summit ini berada di gedung Department of State. Gedung ini terletak sekitar 5 KM dari tempat berlangsung G20 Summit di National Building Museum pada hari Sabtu (15/11/2008). Di tempat ini, panitia menyediakan televisi yang menyiarkan secara langsung jalannya summit.

Para jurnalis yang meliput mau tak mau harus membawa laptop atau peralatan sejenis sendiri. Koneksi internet yang disediakan juga tanpa kabel. Hanya disediakan jaringan internet wireless. Namun, seperti dilaporkan wartawan detikcom Arifin Asydhad dari Washington, DC, kekuatan koneksi hotspot yang disediakan memang luar biasa cepat, mencapai 36 Mbps.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila dibandingkan dengan ruang pers di KTT APEC di Sydney Australia September 2007 lalu, ruang pers di G20 Meeting memang beda. Bila di KTT APEC Australia, wartawan punya pilihan untuk menggunakan peralatan jurnalistik, terutama komputer, di G20 Summit, tidak. Di Sydney, ada jaringan kabel dan hotspot, di Washington DC, hanya jaringan tanpa kabel yang disediakan.

Mengenai alat komunikasi yang disediakan oleh panitia G20 Summit adalah telepon lokal. Pesawat telepon yang dipasang di ruang pers pun seperti telepon zaman dulu. Wartawan bisa menggunakan seenaknya untuk melakukan komunikasi lokal. Namun, komunikasi internasional, wartawan harus membeli calling card.

Meski begitu, karena G20 Summit merupakan forum penting, tetap saja ruangan pers dipenuhi oleh para wartawan dari berbagai belahan dunia. Kesibukan terlihat sangat jelas saat, baik wartawan yang mengetik berita, menjelajah internet, melaporkan berita, maupun wartawan yang lalu lalang.

Untuk bisa masuk ke ruang pers, wartawan harus sudah terdaftar di bagian pendaftaran. Wartawan yang sudah terakreditasi akan mendapatkan ID Card. Mereka masuk dengan pemeriksaan yang sangat ketat dari aparat keamanan. Wartawan harus melalui pemeriksaan deteksi logam dan anjing pelacak. (asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads