Saat berpidato di Albany, New York, Hillary yang merupakan istri dari mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton tidak memberikan konfirmasi maupun sanggahan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan rahasia dengan Obama.
"Saya tidak akan memberikan spekulasi atau mengalamatkan sesuatu mengenai
susunan kabinet dari presiden yang akan datang. Saya akan menghormati proses dan segala penyelidikan kepada tim transisi yang di pimpinnya," kata Hillary, Jumat 14 November kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mencalonkan Hillary untuk posisi tersebut, tentunya akan menjadi sebuah langkah dramatis yang dilakukan Obama dalam pencariannya guna membentuk kekuatan besar di Washington. Sebelumnya Obama telah mengalahkan Senator New York tersebut dalam nominasi pemilihan presiden. Selain itu Obama juga telah membuat geram pendukung Hillary dengan tidak memilih Hillary sebagai wakil presiden dalam kampanyenya.
Namun, banyak ahli berpendapat bahwa Hillary akan menjadi calon terkuat untuk posisi tersebut. Hillary bahkan disebut-sebut berada di urutan ketiga yang memegang jabatan tersebut setelah Madeleine Albright and Condoleezza Rice
Selain dengan Hillary, Obama juga telah menjadwalkan pertemuan dengan senator dari Partai Republik John McCain, Senin 17 November 2008 di Chicago. Ini merupakan pertemuan tatap muka mereka pertama kali sejak Obama mengalahkan McCain pada pemilihan presiden 4 November 2008. Dalam pertemuannya nanti, rencananya Obama akan membahas mengenai cara membawa "pemerintah federal yang efektif dan efisien". (nov/anw)











































